Kapolres lombok Utara AKBP AGUS PURWANTA,S,IK. melalui Kapolsek bayan IPTU I Wayan cipta naya SH MH, melaksanakan giat (PAM)pengamanan didesa Sukadana kamis 30/07/2026
Lombok Utara NTB Media TangkapUpdate24 jam my.id.Dalam kegiatan lomba Porseni budaya desa Sukadana yang di laksanakan pada Kamis 30/07/2026 Kapolsek bayan beserta seluruh binmas Polsek bayan siaga melakukan pengamanan mulai dari depan kantor desa Sukadana hingga sampai ke lapangan desa Sukadana,
Pengamanan yang di laksanakan oleh jajaran Kapolsek bayan melainkan guna untuk memastikan jalannya kegiatan lomba Porseni yang di selenggarakan oleh kepala desa sukadana Zul Rahman SH spdi
Pada Kamis 30/07/2026 supaya terlaksana dengan lancar aman tertib dan kondusif selama kegiatan berlangsung ucap binmaspol desa Sukadana Aiptu Ida Made Wiraguna di hadapan media.
Acara ini merupakan acara yang di gagas oleh kepala desa Sukadana zulrahman SH spdi,guna untuk melestarikan budaya yang ada di lingkup desa kita ucapnya.
Acara ini akan berlanjut selama 10 hari ungkap Zul,akan tetapi kegiatan kegiatan yang seperti ini bukan hanya di laksanakan hanya tahun ini saja,ucap nya.
Acara ini akan terus menerus kita lestarikan,mulai dari tahun ini sampai ke tahun tahun berikutnya.
Tahun ini kita lestarikan dengan tema seperti ini mungkin tahun depan kita akan mengadakan lebih meriah dari tahun ini imbuh nya
Dalam acara tersebut dihadiri oleh bupati lombok Utara yang di wakili oleh kadis lingkungan hidup bapak H Husnul Ahadikapus bayan bapak mulianem Bapak camat bayan johansyah s,pd.
Kepala desa akar akarBudi Priyo Santoso Kadis DP2 KBPMD perwakilan Danramil bayan Tokoh adat tokoh agama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda desa sukada.
Menurutnya dengan di laksanakan nya Porseni budaya desa Sukadana tahun ini penghasilan UMKM kita yang ada di desa ini akan semakin meningkat ucap nya di hadapan para hadirin di dalam acara tersebut,di samping itu kita juga perlu meningkat kan kelestarian budaya kita seperti rudat Sayadi
Gendang belek Cupak gerantang Derama gong Bahkan sampai suling dewa, di karenakan itu semua adalah sebuah tradisi budaya lokal yang ada pada lingkungan desa kita,Maka tentu kita harus bangkitkan dan lestarikan kembali tutupnya
Sabdanom