Kriminal Breaking Featured

DITEGUR SAAT MABUK, WARGA ASAL SUMBA ACUNGKAN SENJATA TAJAM KE WARGA DESA TANJU

Share berita ini
DITEGUR SAAT MABUK, WARGA ASAL SUMBA ACUNGKAN SENJATA TAJAM KE WARGA DESA TANJU
DITEGUR SAAT MABUK, WARGA ASAL SUMBA ACUNGKAN SENJATA TAJAM KE WARGA DESA TANJU
Dompu.NTB.Tangkapupdate24jam.my.id.Situasi sempat memanas di Desa Tanju, tepatnya di Dusun Samada Angi, Kecamatan Manggelewa, pada Selasa malam, sekit...

Dompu.NTB.Tangkapupdate24jam.my.id.Situasi sempat memanas di Desa Tanju, tepatnya di Dusun Samada Angi, Kecamatan Manggelewa, pada Selasa malam, sekitar usai salat Isya.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, beberapa warga asal Sumba Barat Daya, NTT, diketahui sedang mengonsumsi minuman keras di salah satu rumah warga. Salah satu di antaranya disebut sudah dalam kondisi mabuk berat.

 

Meski belum sampai membuat keributan besar, kondisi tersebut mulai menimbulkan keresahan warga sekitar. Apalagi saat itu masyarakat tengah melaksanakan ibadah salat Isya, sehingga salah satu warga Desa Tanju kemudian menegur mereka secara baik-baik agar tidak mengganggu keamanan dan kenyamanan lingkungan.

 

Namun, menurut informasi dari sejumlah saksi di lokasi, teguran tersebut diduga tidak diterima dengan baik oleh salah satu warga Sumba yang dalam kondisi mabuk.

 

 Ia disebut sempat mengacungkan benda tajam, diduga sebilah pisau, ke arah warga yang menegurnya.

Merasa terancam, warga yang menegur kemudian kembali ke rumah dan mengambil parang.

 

 Beruntung, pertikaian tidak sampai terjadi karena sempat dilerai oleh pemilik rumah tempat beberapa warga Sumba tersebut menginap sementara.

 

Situasi kemudian mulai memanas setelah masyarakat sekitar berdatangan ke lokasi usai melihat adanya ketegangan. 

 

Dari keterangan sejumlah saksi, beberapa warga Sumba sempat berlarian menyelamatkan diri karena banyak warga keluar dan berkumpul di sekitar lokasi kejadian.

 

Salah satu warga Sumba yang diduga dalam kondisi mabuk berat akhirnya masuk dan bertahan di dalam rumah warga yang selama ini menjadi tempat mereka beristirahat.

 

Sekitar 30 menit setelah situasi mulai tidak kondusif, aparat dari Polsek Manggelewa turun langsung melakukan pengamanan. Petugas kemudian menjemput terduga pelaku pengancaman guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Dalam proses pengamanan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung bersama aparat lainnya disebut berperan besar dalam meredam situasi. 

 

Warga asal Sumba yang sempat terjebak di dalam rumah karena dikepung massa akhirnya berhasil dievakuasi dengan aman.

 

Meski warga sempat bertahan di depan rumah lokasi kejadian, situasi akhirnya berhasil dikondusifkan oleh aparat keamanan di lokasi.

 

Catatan penting:

Masyarakat Desa Tanju pada dasarnya tetap terbuka dan menerima para pendatang yang datang mencari nafkah, termasuk para buruh petik jagung asal Sumba dan daerah lainnya. 

 

Namun masyarakat berharap seluruh pendatang dapat sama-sama menjaga sikap, menghormati adat serta norma lingkungan setempat, dan menghindari tindakan yang dapat memicu keresahan ataupun konflik di tengah masyarakat.

 

(Tim Investigasi Dompu)